Home - Redaksi - Daftar Agen - Buku Tamu

 Artikel Lainnya  
:: Peringatan dari Bahaya Godaan Harta
:: Hukum Onani
:: Shifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bag 2
:: Nabi Yusuf dan Istri Pembesar (Sebuah Renungan), bag 2
:: Sifat-sifat Penghuni Neraka
:: Perang Hunain, bag 2
:: Dahsyatnya Ujian Wanita dan Dunia
:: Jauhilah Sifal-sifat Munafik
:: Janji Setia Seorang Muslim
:: Persatuan adalah Rahmat, Perpecahan adalah Adzab
:: Bai’at Bid’ah di Kalangan Hizbiyyah
:: Konsekuensi Bai’at
:: Bagaimana Seseorang Berbai’at?
:: Kapan Bai’at Dianggap Sah?
:: Hukum Membatalkan Bai’at
 

 Alamat Redaksi  
Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW 1, Banyuraden, Gamping, Sleman 55293, Telp. (0274) 626439
                        Direktori Asysyariah online    
Tulis keyword yang anda cari
Menebar Fitnah, Menuai Petaka
Ahad, 31 Januari 2010 - 18:05:03,  Penulis : Redaksi
Kategori : Permata Salaf
Menebar Fitnah, Menuai Petaka
[Print View] [kirim ke Teman]

‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:
لاَ تَكُونُوا عُجُلًا مَذَايِيْعَ بُذُرًا فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ بَلَاءً مُبَرِّحًا مُبْلِحًا وَأُمُورًَ
مُتَمَاحِلَةً رُدُحًا

“Janganlah kalian terburu-buru dalam menyampaikan berita serta tergesa-gesa dalam menebarkan berbagai kekejian. Jangan pula menjadi orang yang tidak bisa menyimpan rahasia dan gemar menyebarkannya. Karena sungguh, di belakang kalian menanti malapetaka yang teramat dahsyat, kesempitan hidup, kekejian, azab yang pedih, siksaan berat yang melelahkan dan melemahkan, di mana manusia menjadi sangat ketakutan dan dibuat sengsara karenanya, yang diikuti oleh fitnah yang besar, berat, dan berkepanjangan.”

(Syarah Shahih Al-Adabul Mufrad, 1/421-422, Rasysyul Barad Syarah Al-Adabul Mufrad hal. 172-173)